NEWS UPDATE :  
PONDOK PESANTREN IRSYADUL `IBAD
Sambutan Pimpinan PP. Irsyadul `Ibad
Assalamu`alaikum Wr. Wb.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan karunia keimanan, keislaman, dan kesehatan. Hingga akhirnya terbit juga website Resmi Pondok Pesantren Irsyadul (irsyadulibad.ponpes.id) ini.
Sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah berjuang menuntun, mendidik, dan membina kita dengan contoh dan keteladanan yang nyata, sehingga kita dapat menjalani kehidupan ini dengan penuh makna. Semoga salawat serta salam ini dilimpahkan pula kepada segenap keluarga, sahabat, serta para pengikut beliau hingga akhir zaman.
Pada kesempatan ini pula, perkenankanlah kami selaku Ketua Yayasan Laskar Irsyadul `Ibad dan sekaligus sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada tenaga Pendidik dan Kependidikan Pondok Pesantren Irsyadul Ibad yang telah ikut berpartisipasi bersama-sama memperjuangkan Pesantren ini.

Kaum Muslimin Muslimat yang dimulyakan Allah SWT
Berbicara tentang pesantren. Dalam sistem pendidikan nasional, pesantren menempati posisi yang tidak kalah penting dibanding dengan lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Oleh sebab itu, di era otonomi pendidikan sekarang ini menghendaki pondok pesantren memainkan peranannya secara maksimal. Dengan demikian pondok pesantren yang memiliki potensi besar dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan sosial itu dapat ditingkatkan peran dan partisipasinya secara lebih aktif lagi, dalam rangka pemberdayaan masyarakat.
Di antara peranan pondok pesantren tersebut adalah sebagai agen perubahan sosial, agen pembangunan, dan pusat keunggulan. Oleh karena itu, pesantren pada era otonomi pendidikan seperti ini tidak hanya berfungsi sebagai lembaga tafaqquh fid dini, tetapi juga berfungsi sebagai lembaga kontrol sosial terhadap perubahan-perubahan nilai, budaya, dan norma sosial yang terjadi di masyarakat kita.
Peran dan fungsi ini dapat diwujudkan jika pesantren secara terus menerus mengembangkan diri, baik secara kelembagaan, kurikulum, metode, pendanaan, maupun dalam penyediaan prasarana dan sarana. Pengembangan itu dapat berlangsung secara serentak, tetapi harus tetap diperhatikan bahwa pengembangan SDM harus menjadi prioritas. Sebab, betapapun baiknya keseluruhan perangkat keras dan lunak suatu lembaga pendidikan, tetapi jika tidak didukung oleh SDM yang unggul, akan sulit dapat mencapai tujuan.

Oleh karena itu, uraian tadi tentang pesantren di atas, sudahlah sesuai dengan visi pendirian dan pembangunan Pondok Pesantren Irsyadul Ibad ini, yaitu sebagai lembaga pendidikan pencetak kader-kader pemimpin umat, menjadi tempat ibadah tholabul `ilmu, dan menjadi pusat pengetahuan Islam, bahasa al-Qur`an, dan ilmu pengetahuan umum, dengan tetap berjiwa pesantren yang tentunya dengan mengedepankan Akhlaqul Karimah.
Dan sesuai pula dengan Misi daripada pendirian dan pembangunan Pondok Pesantren Irsyadul Ibad ini, yaitu untuk melahirkan generasi yang unggul menuju terbentuknya khoirul ummah, mendidik dan mengembangkan generasi mukmin-muslim yang berbudi tinggi, berbadan sehat, dan berpengetahuan luas, serta berkhidmat kepada masyarakat, mengajarkan ilmu pengetahuan agama dan umum secara seimbang menuju terbentuknya ulama yang intelek, dan mewujudkan warga Negara yang berkepribadian Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

Akhirnya, saya menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Bapak-bapak, Ibu-Ibu, Jama`ah Pengajian Selapanan, Reboan, Para Donatur, Masyarakat Desan Simpang Kubu Kandang dan sekitarnya, yang dengan tulus ikhlas memberikan dukungan baik moril maupun materiil, baik tenaga maupun pikiran dan bekerjasama dengan sangat baik dalam proses pembangunan Pondok Pesantren Irsyadul Ibad ini.
Semoga amal ibadah dan jariah hadirin hadirat semua dibalas oleh Allah SWT. Amin.
Dan saya selalu berdo`a, semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat taufik, dan hidayahnya kepada mereka dan kita semua. Amin Ya Robbal `Alamin.
Kurang dan lebihnya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Terima kasih.

Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamit Thoriq.
Wassalamu`alaikum Wr. Wb.

Berita